Rabu, 19 Januari 2011

Hantu Piring pt. 1

Suara burung gagak dan lolongan anjing hutan serta gemuruh angin disertai guntur menambah sempurna nya malam jum'at kliwon di kampung Dempel Rejo, Jawa Barat. Diujung kampung dua orang petugas ronda memukul kentongan 12 kali, pertanda waktu menunjukan pukul 00. Persis usai pukulan terakhir kentongan, mang Kahar dan Usep dikejutkan oleh suara perempuan di depan warung makan yang lama tak berpenghuni sejak peristiwa 1 minggu lalu.

"Siji (satu ), dua, tilu (tiga), opat (empat), lima, ganep (enam).....pyarrrrr...terdengar jelas suara barang pecah dan diikuti suara tangisan menyayat. Mendengar suara aneh tersebut mereka berusaha mencari asal suara yang membuat mereka penasaran.

Dengan menggunakan penerangan seadanya menembus kabut tebal ditengah rintik hujan. Mendekati warung milik Bu Ijah, keduanya dikejutkan oleh sosok wanita yang sedang mencuci piring sambil menghitung terus menerus disertai tangisan. Keduanya masih menebak siapa wanita misterius tersebut lantaran posisi nya membelakangi.

"Neng...Neng kenapa nangis," teriak mang Kahar dari jauh.."Neng kenapa piringnya dibanting," tambah Usep. Namun sosok wanita itu seolah tak menggubris keduanya, wanita yang diperkirakan berusia 18 tahun yang sibuk menghitung piring dan menangis. Saat keduanya hendak memanggil kembali mereka dikejutkan oleh suara petir yang menggelegar. (bersambung)

Imam Rahmayadi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar