Selasa, 12 Oktober 2010

Status Sialan

Yatmo berjalan terpincang-pincang ketika petugas Resmob Kepolisian menggelandangnya kehadapan belasan wartawan yang berdiri berdesak-desakkan. Lampu kamera dan kilau flash berkilat-kilat menyorot muka Yatmo. Sumpah serapah dan pertanyaan mencecar terdengar bergantian.

Yatmo adalah tersangka tunggal kasus pembunuhan berantai atas delapan orang gadis. Kesemuanya ditemukan terbunuh dengan kondisi mayat mengenaskan dalam waktu berurutan. Polisi menemukan kesaman motif dari delapan mayat gadis yang ditemukan. Semua mayat yang ditemukan dalam kondisi terpotong-potong dan direbus oleh si pembunuh. Sebuah mekanisme pembunuhan yang cerdik dan terencana dengan begitu baik.

Polisi sebenarnya kesulitan mengungkap kasus pembunuhan sadis berantai tersebut. Yatmo diseret ke pengadilan dengan bukti yang kurang cukup. Hanya berdasar bahwa tersangka pernah menulis status di akun facebooknya “Perempuan sialan, akan kucincang dan kurebus kalian…!!!” 

Polisi tidak berhasil menemukan alat bukti pembunuhan, sidik jari tersangka, bahkan identitas korban. Sesuatu yang tidak mungkin didapatkan polisi di mayat yang telah direbus.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar