Sabtu, 09 Oktober 2010

Sungai Merah

Aku berlibur ke sebuah desa dimana sungainya masih bersih dan indah. Hanya saja tiap jam 6 petang, bau anyir, dan pekik minta tolong datang bersahutan. Warna air berubah merah darah. Pada tahun 1966 sungai itu adalah tempat pembantaian petani-petani yang dianggap berhaluan kiri.

Vivid Wicaksono 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar